TMMD ke-127: Kepedulian yang Tak Terhenti Meski Pemilik Rumah Telah Tiada

TMMD ke-127: Kepedulian yang Tak Terhenti Meski Pemilik Rumah Telah Tiada

Pekanbaru(tindaktegas.com) - Dengan penuh semangat kebersamaan, Satgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekananbaru bersama warga melaksanakan pengerjaan plester dinding luar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik almarhum Bapak Yudarfis, yang beralamat di Jl. Hangtuah Ujung Gg. Nurul Hikmah RT 001 RW 009 Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya, Kota Pekanbaru, Minggu (15/02/2026).

Meski pemilik rumah telah berpulang saat pelaksanaan Pra TMMD karena sakit, semangat gotong royong tidak surut. Justru, kehadiran Satgas TMMD bersama warga menjadi wujud kepedulian nyata TNI kepada keluarga almarhum yang ditinggalkan.

Pengerjaan plester dinding luar dilakukan dengan penuh keikhlasan. Prajurit TNI dan warga tampak bahu-membahu, saling membantu tanpa sekat. Canda ringan di sela pekerjaan menghadirkan suasana hangat, seolah menegaskan bahwa TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangun rasa kemanusiaan.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., melalui Dan SSK Lettu Kav Heri Kurniawan mengatakan bahwa TMMD hadir bukan semata membangun fisik, tetapi juga membawa empati dan harapan bagi masyarakat.

“Walaupun pemilik rumah telah meninggal dunia, kami tetap melanjutkan pengerjaan RTLH ini. Semoga hasilnya bisa bermanfaat dan sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Inilah bentuk kepedulian kami kepada warga,” ujar Lettu Kav Heri Kurniawan.

Pengerjaan plester dinding luar dilakukan secara gotong royong. Prajurit TNI dan warga tampak bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan dengan penuh keikhlasan. Suasana kebersamaan terasa hangat, mencerminkan kedekatan TNI dengan rakyat.

Melalui program TMMD ke-127 Kodim 0301/Pekanbaru, diharapkan rumah yang sebelumnya tidak layak huni kini menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditinggali keluarga almarhum. Kehadiran TMMD menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat suka, tetapi juga saat warga menghadapi duka.