M.Alfan Berharap Komitmen Pemko Pekanbaru Tolak Gratifikasi bukan Cuma Pencitraan
Pekanbaru(tindaktegas.com) - Aliansi Peduli Pekanbaru mengapresiasi langkah Walikota Pekanbaru Agung Nugroho yang membuat pemberitahuan tolak gratifikasi.Surat pemberitahuan ini disampaikan pada seluruh pejabat Pemko,ASN,BUMD serta pemangku kepentingan di kota Pekanbaru.Hanya saja pemberitahuan ini jangan cuma sebagai bentuk pencitraan dan berlaku sesaat saja.Karena pada dasarnya Gratifikasi adalah sebuah tindakan korupsi yang bisa diancam hukuman tegas.
Hal ini disampaikan oleh M.Alfan selaku perwakilan Aliansi Peduli Pekanbaru."kita cukup senang adanya himbauan walikota yang melarang tindakan gratifikasi.Karena pada dasarnya gratifikasi adalah sebuah tindakan korupsi. Tidak mungkin orang akan memberikan sesuatu tanpa berharap imbalan balik dari yang menerima gratifikasi.Jadi pada dasarnya tindakan ini sebuah tindakan korupsi"ujarnya
"Hanya saja kami cukup ragu,apakah himbauan ini benar benar akan diterapkan atau cuma sebagai bentuk pencitraan dari Agung Nugroho selaku walikota.Selain itu himbauan ini apakah hanya untuk masa lebaran saja atau akan berlaku secara terus menerus dan berkesinambungan.Jika ini memang komitmen serius dan tegas,kenapa himbauan ini baru disampaikan sekarang,padahal Agung sudah lebih dari setahun memimpin kota Pekanbaru,lanjutnya
"Wajar saja kami meragukan komitmen Walikota ini.Semua itu tak lepas dari track record selama ini.Banyak dugaan bahwa kegiatan kegiatan di Kota Pekanbaru dikerjakan oleh orang orang terdekat dari Walikota Pekanbaru.Jika Agung serius melawan korupsi maka memberikan kegiatan pada orang orang terdekat atau pun kroni Kroni juga bentuk lain dari KKN.Hal ini yang membuat kami merasa ini hanya sebuah pencitraan belaka,sedangkan di belakang layar Walikota malah memanfaatkan jabatan dan wewenang untuk kepentingan kelompok dan kroni Kroninya."
Aliansi Peduli Pekanbaru meminta agar komitmen melawan korupsi jangan cuma untuk pencitraan belaka tanpa ada niat tulus.Melawan korupsi harus benar benar dan dengan langkah nyata.Jika cuma pencitraan maka korupsi tidak akan bisa hilang dari kota Pekanbaru.
Amrizal




